Bogorin.id – Bupati Bogor Rudy Susmanto menyiapkan pengembangan layanan bus listrik yang menghubungkan wilayah barat hingga timur Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk memperkuat jaringan transportasi massal.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika di Cibinong, Jumat, mengatakan Bupati Rudy saat ini memprioritaskan konektivitas barat-timur karena belum terlayani transportasi massal secara optimal.
“Yang sedang kita persiapkan memang barat ke timur. Jadi, barat ke timur yang sebenarnya belum ada,” kata Ajat.
Menurut dia, Pemkab Bogor mulai menghitung kebutuhan anggaran sekaligus menentukan skema yang paling tepat untuk mengoperasikan layanan tersebut.
Pemerintah daerah mempertimbangkan skema Buy The Service (BTS) seperti yang diterapkan di Kota Bogor maupun pengadaan armada secara langsung.
“Kemarin kita sudah mencoba mengkalkulasi, kebijakannya sudah ada, tapi apakah kita mau seperti Kota Bogor, Buy The Service (BTS), atau kita beli,” ujarnya.
Ajat menjelaskan pengembangan transportasi massal tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung transformasi dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan.
Namun, menurut dia, pemerintah daerah masih mempertimbangkan besarnya biaya yang dibutuhkan untuk melakukan transformasi tersebut.
“Satu sisi kita ingin memang bertransformasi dari bahan bakar fosil menjadi bahan bakar listrik yang ramah lingkungan. Tapi satu sisi biayanya besar,” kata Ajat.
Ia mengungkapkan Rudy telah menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan alokasi anggaran bagi pengembangan layanan transportasi tersebut.
Menurut Ajat, slot anggaran telah disiapkan sehingga dapat dibahas lebih lanjut dalam pembahasan APBD sesuai kebutuhan dan skema pengoperasian yang nantinya dipilih.
“Pak Bupati sudah menginstruksikan kepada kami, ‘Sudah, alokasikan’. Slot-nya sudah ada. Jadi kita sudah menyiapkan, sehingga di pembahasan APBD ketika bergeser, oke, jadi,” ujarnya.
Selain menyiapkan konektivitas barat-timur, Pemkab Bogor juga terus mengembangkan integrasi transportasi regional dengan wilayah DKI Jakarta melalui kerja sama antardaerah.
Ajat mengatakan pemerintah daerah juga tengah mengukur daya tarik Cibinong sebagai tujuan perjalanan masyarakat, bukan sekadar kawasan yang dilintasi menuju destinasi lain seperti Puncak.
Menurut dia, tingkat kunjungan dan pergerakan masyarakat menuju Cibinong akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menyusun rancangan jaringan transportasi ke depan.
Pemkab Bogor sebelumnya telah menguji coba layanan bus listrik pada koridor Bojonggede-Sirkuit Sentul-Sentul City dan membuka opsi pengembangan sejumlah koridor baru sebagai bagian dari pembangunan transportasi publik di Kabupaten Bogor.










