Bogorin.id — Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bogor, Gus Abdul Somad, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam memerangi judi online (judol) dan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Bogor.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul pemberitaan terbaru yang menyebut Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan jumlah pemain judi online terbanyak di Indonesia. Berdasarkan data PPATK tahun 2025 yang dikutip media, tercatat 103.092 pemain judi online di Kabupaten Bogor dengan nilai deposit mencapai Rp414,4 miliar.
Menanggapi kondisi tersebut, Gus Abdul Somad menegaskan bahwa tingginya angka judi online harus menjadi alarm keras bagi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bogor.
“Data ini bukan sekadar angka. Ini adalah alarm keras bagi kita semua. Judi online dan narkoba telah menjadi ancaman nyata yang merusak akal, menghancurkan ekonomi keluarga, dan mengancam masa depan generasi muda Kabupaten Bogor,” tegas Gus Abdul Somad.
Ia menyatakan sependapat dengan sikap Bupati Bogor Rudy Susmanto yang menegaskan bahwa perang terhadap judi online dan narkoba bukan hanya tugas pemerintah dan aparat, tetapi merupakan perang bersama seluruh elemen masyarakat.
“Saya mendukung penuh sikap tegas Bupati Bogor, Bapak Rudy Susmanto. Beliau benar: ini adalah perang kita bersama. Pemerintah tidak boleh berjalan sendiri. Ulama, kiai, pesantren, masjid, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dan seluruh masyarakat harus rapatkan barisan,” tegasnya.
Dalam pemberitaan terbaru, Rudy Susmanto menyebut instruksi penanganan judi online dan narkoba telah diberikan secara lisan maupun tertulis hingga tingkat kecamatan. Pemerintah Kabupaten Bogor juga menjalankan satgas khusus serta pemeriksaan dan tes narkoba secara rutin di sejumlah wilayah.
Menurut Gus Abdul Somad, PCNU Kabupaten Bogor siap mengambil bagian dalam gerakan besar tersebut, terutama melalui pendekatan keagamaan, pendidikan, dakwah, pesantren, masjid, majelis taklim, serta jaringan Nahdlatul Ulama hingga tingkat kecamatan dan desa.
“PCNU Kabupaten Bogor siap berdiri bersama Pemerintah Kabupaten Bogor. Kita harus bergerak sampai ke akar rumput. Dari pesantren ke sekolah, dari masjid ke majelis taklim, dari kecamatan hingga desa-desa. Kita harus menyelamatkan keluarga dan generasi muda kita sebelum mereka menjadi korban berikutnya,” ujarnya.
Gus Abdul Somad menegaskan bahwa perang terhadap judi online dan narkoba tidak cukup hanya dengan penindakan hukum. Menurutnya, diperlukan gerakan bersama yang kuat melalui pendidikan agama, penguatan keluarga, literasi digital, pencegahan, rehabilitasi korban, serta penegakan hukum yang tegas terhadap para bandar dan jaringan pengedar.
“Tidak boleh ada ruang bagi judi online! Tidak boleh ada tempat bagi narkoba! Selamatkan generasi kita, lindungi keluarga kita, dan jaga Kabupaten Bogor! Perang melawan judol dan narkoba adalah jihad sosial dan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.














