BOGORIN.ID – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, meningkat pengawasan terhadap stok dan harga bahan pokok jelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Disdagin Kabupaten Bogor telah memiliki aplikasi Data Informasi Harga (Dirga), yang dirancang untuk memantau, mencatat dan menyajikan informaso harga bahan pokok di pasar secara real time dan dapat dilihat secara daring oleh masyarakat.
Kepala Bidang Tertib Niaga Disdagin Kabupaten Bogor Anton Sudjana menjelaskan, dengan pematauan langsung di pasar, pihaknya dapat segera mengambil tindakan jika terjadi lonjakan harga maupun stok yang minim.
“Jadi misalnya hari ini kita pantau ada kenaikan harga beras, tapi sudah tiga tidak turun harganya kemudian kami ambil kebijakan operasi pasar untuk menngintervensi harga yang melonjak,” jelas Anton, Jumat 5 Desember 2025.
Anton menjelaskan, Sistem Dirga didukung petugas enumerator dari Perumda Pasar Tohaha yang melakukan pemantauan harga langsung di pasar, kemudian data dikumpulkan dan diverifikasi untuk dipublikasikan kepada masyarakat.
“Sistem ini menjadi jembatan data antara pasar dan pemerintah. Sehingha setiap fluktuasi harga yang terjadi di pasar dapat direspon dengan cepat. Terlebih di Sistem Dirga memuat 61 komoditi,” jelas Anton.
Anton menegaksn, jelas akhir tahun seperti saat ini pengumpulan data dari pasar akan ditingkatkan untuk antisipasi jika terjadi lonjakan harga yang signifikan.
“Pasti kita tingkatkan terus untuk pemantauan harganya jelang akhir tahun ini agar lebih real time harga sari 26 pasar milik Pemkab Bogor. Sejauh ini suplai dan harga bahan pokok cenderunh stabil,” kata Anton.













