Pemkab Bogor Bakal Bangun Jembatan Baru Leuwiranji di Rumpin Gunakan Jasa Perusahaan Asal Brasil

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana membangun jembatan baru di kawasan Leuwiranji, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin. Proyek tersebut telah masuk dalam rencana Detail Engineering Design (DED) sejak tahun 2023 dan kini mulai memasuki tahap survei lapangan.

Pemkab Bogor menunjukkan keseriusannya dalam memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan yang selama ini rusak akibat dilintasi truk-truk tambang. Pada Selasa, 7 Oktober 2025, tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor bersama perusahaan penyedia jasa asal Brasil melakukan survei langsung ke lokasi pembangunan jembatan.

“Rencana pembangunan jembatan Leuwiranji ini menggunakan anggaran CSR. Saat ini baru tahap survei oleh perusahaan asal Brasil,” ujar Kepala Bidang Pemeliharaan Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Ujang Supardi, di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, Pemkab Bogor sudah memiliki DED untuk rencana pembangunan jembatan tersebut sejak 2023. Perusahaan asal Brasil yang melakukan survei dikenal memiliki keahlian khusus dalam bidang konstruksi jembatan.

“DED sudah kita siapkan sejak 2023. Perusahaan ini adalah PIR, perusahaan spesialis jembatan asal Brasil. Rencananya akan kita masukkan ke dalam program pembangunan tahun 2026,” jelas Ujang.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Gunung Sindur, M. Jamaludin, yang turut hadir dalam peninjauan tersebut, menyambut baik langkah Pemkab Bogor. Menurutnya, pembangunan jembatan Leuwiranji sangat penting untuk mendukung konektivitas wilayah serta mengatasi kerusakan jalan akibat aktivitas kendaraan berat.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemkab Bogor yang telah menindaklanjuti persoalan infrastruktur di wilayah ini. Semoga pembangunan jembatan Leuwiranji dapat segera terealisasi dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan jembatan Leuwiranji diharapkan menjadi solusi permanen atas permasalahan akses transportasi antara wilayah Rumpin dan Gunung Sindur yang selama ini terkendala kondisi jembatan lama yang sudah tidak layak.

Tinggalkan Balasan