Siswa Genius Asal Gunung Putri Harumkan Nama Kabupaten Bogor di Dunia, Tiga Prestasi Olimpiade Diraih Dalam 4 Bulan

Kevin Yonatan Simanjuntak, siswa kelas 12 SMA Global Mandiri Cibubur, kembali mengharumkan nama Kabupaten Bogor di kancah internasional. Dalam kurun waktu hanya empat bulan, remaja asal Kecamatan Gunung Putri ini berhasil meraih tiga medali pada ajang Olimpiade Matematika internasional yang diikuti ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai negara.

Kevin yang tinggal di Perumahan Legenda Wisata, Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor itu meraih medali perak pada kompetisi HongKong International Computational Olympiad (HKICO) 2025 yang digelar di Singapura, Juni lalu. Olimpiade ini diikuti peserta dari 12 negara, termasuk Indonesia, HongKong, India, Jordan, Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

Prestasi Kevin berlanjut pada HongKong International Mathematical Olympiad (HKIMO) 2025 di HongKong, 23–24 Agustus 2025. Dari 964 peserta yang berasal dari 19 negara, Kevin berhasil membawa pulang medali perunggu.

Tidak berhenti di situ, pada Philippine International Mathematical Olympiad (PHIMO) 2025 yang digelar secara offline di Cebu, Filipina, 20–21 September 2025, Kevin kembali menyabet medali perak. Ajang ini diikuti 874 peserta dari sembilan negara, termasuk Indonesia, Thailand, Australia, Malaysia, dan Taiwan.

Ayah Kevin, Hotba Marjuang Simanjuntak, mengatakan perjuangan putranya tidaklah mudah. Untuk bisa tampil di ajang internasional, Kevin terlebih dahulu harus lolos seleksi tingkat nasional dengan minimal meraih medali perunggu.

“Kalau ingin ikut Olimpiade dunia, harus menang dulu di tingkat nasional. Minimal dapat medali perunggu,” ujarnya.

Meski berprestasi di tingkat dunia, Kevin harus berjuang dengan biaya pribadi karena tidak ada dukungan finansial dari sekolah maupun pemerintah.

“Selama ini biaya ditanggung pribadi orang tua. Sekolah hanya memberi informasi, sedangkan pengarah Olimpiade, Pak Odik Suharyadi, yang memberi arahan dan informasi lomba,” jelas Hotba.

Ia berharap pemerintah Kabupaten Bogor dapat memberikan perhatian dan dukungan kepada Kevin, yang bercita-cita menjadi ilmuwan komputerisasi dan melanjutkan pendidikan di Jepang.

“Belum ada bantuan dari pemerintah. Mungkin Pak Bupati belum tahu. Harapan kami ada support, karena Kevin sedang mempersiapkan diri masuk universitas di Jepang dengan beasiswa. Prestasi ini bisa menjadi modal besar,” tuturnya.

Dengan deretan prestasi internasionalnya, Kevin bukan hanya menjadi kebanggaan Kabupaten Bogor, tetapi juga salah satu aset bangsa yang berpotensi besar di bidang sains dan teknologi.

Tinggalkan Balasan