Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melakukan Rapat Percepatan Peningkatan Potensi Perikanan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta.
Pertemuan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan kawasan minapolitan di wilayah Kabupaten Bogor.
Kawasan minapolitan Kabupaten Bogor sendiri telah ditetapkan sejak 2010 oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai salah satu kawasan strategis pengembangan perikanan terpadu berbasis wilayah. Saat ini, kawasan tersebut menjadi fokus utama dalam upaya peningkatan produktivitas dan daya saing sektor perikanan daerah.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Rudy menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor perikanan sebagai motor penggerak ekonomi lokal, khususnya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelaku usaha perikanan.
“Sektor perikanan memiliki potensi besar di Kabupaten Bogor. Kami ingin memastikan kawasan minapolitan ini berkembang secara maksimal dengan dukungan infrastruktur, tata kelola yang baik, serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar Bupati Rudy.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Sakti Wahyu Trenggono dan jajaran atas perhatian serta dukungan yang telah diberikan terhadap pembangunan sektor perikanan di Kabupaten Bogor.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan beserta jajaran atas perhatian dan dukungan nyata bagi pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Bogor,” lanjutnya.
Selain membahas penguatan kawasan minapolitan, pertemuan ini juga menyoroti pemanfaatan dan pengelolaan fasilitas Raiser Ikan Hias yang berada di kawasan BRIN Cibinong. Pemkab Bogor berencana mendorong fasilitas tersebut sebagai pusat inovasi dan ekonomi kreatif berbasis perikanan hias.
“Fasilitas Raiser Ikan Hias ini akan kami dorong menjadi pusat inovasi yang mampu meningkatkan nilai tambah serta daya saing komoditas unggulan daerah,” jelas Bupati Rudy.
Ia berharap, audiensi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk membangun sektor perikanan yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.














